Postingan

2020 Adalah Tahun Paling...

Gambar
  Belum genap 1 tahun di 2020, tapi rasanya perasaan terlalu sering dicampur aduk. Tapi sayangnya, lebih banyak rasa duka yang terjadi di tahun ini. Covid-19 menghancurkan semua rencana-rencana dan harapan baik. Bukan hanya itu, Covid-19 sekarang terasa lebih dekat karena sudah mengambil salah satu teman gue di tempat kerja.  Baru kemarin gue mendapat kabar salah satu teman ini sedang kritis, kemudian semalam ramai di grup kalau teman gue ini meninggal. Penyakit bawaan diabetes yang memperparah kondisi tubuhnya, tapi ini terlalu cepat. Gue tidak bisa menjabarkan bagaimana perasaan gue saat ini. Kabar duka ini terlalu bertubi-tubi, tapi yang pasti gue seperti menjadi batu sesaat tidak bisa menangis atas kabar duka tersebut. Order jahitan bapak dan ibu yang sepi karena Covid, cerita beberapa teman yang harus PHK dari tempat kerja, kelabilan perasaan gue terhadap seseorang dan tragedi lainnya Tahun 2020 memberi banyak pelajaran tentang kehilangan dan keikhlasan. Lebih tepatnya di...

Bekerja di Perusahaan Asing

Gambar
Sebetulnya ini adalah keresahan yang sudah lama gue rasakan. Keresahan sebagai pengendara motor yang tidak konsisten mengisi bensin di pombensin mana saja. Gue sudah cukup lama dan sering mengamati ini. Ketika gue mengisi bensin di Pertamina (which is merk Indonesia) dibandingkan gue mengisi bensin di Shell ataupun Total (yang mana kedua pom tersebut milik asing).

Semua Orang Berjuang di Hidupnya Masing-masing

Gambar
pic by : Google Di pagi yang cerah dan kemacetan ibukota seperti biasanya, gue bergegas pergi ke kantor. Sebenarnya kejadian ini sudah berlalu hampir seminggu yang lalu, tapi gue merasa harus menuliskan pengalaman ini, di blog ini. Di salah satu perempatan lampu merah jalan menuju kantor, ada satu angkot yang berhenti di tempat yang tidak seharusnya dan agak mengganggu laju sebuah mobil. Pengendara motor di depan gue berteriak menyuruh supir angkot untuk segera maju agar si mobil itu bisa lewat dan tidak menyebabkan kemacetan, walau sebetulnya pada saat itu jalanan tidak begitu macet. Kemudian supir angkot yang diteriaki kemudian meneriaki balik pengendara motor di depan gue.

<\3

Gambar
Untuk hati yang tersakiti di saat yang seharusnya penuh ruang untuk memaafkan, bukannya kamu sadar bahwa menggantungkan harap kepada manusia adalah kepastian yang menyakitkan? Kamu sudah tau betul bagaimana manusia bertindak seolah dirinya menjadi orang yang paling di setiap keadaan.

Meracau Tengah Malam

Gambar
Okeh, waktu menunjukkan pukul 01.03 dan gue masih belum ngantuk. Hari ke-19 gue di rumah, dan ini merupakan rekor terlama gue berada di rumah semenjak gue merantau ke Jakarta 8 tahun lalu. Awal WFH gue bisa menikmati untuk lebih memanjakan diri gue dan mengembalikan hobi lama gue yakni nulis dan baca novel. Ada waktu buat nonton drakor lagi, nonton YouTube, nonton film yang belum sempet gue tonton dan berbagai alasan membuat gue nyaman yang punya hobi rebahan tiap weekend.

Itaewon Class is Daebak

Gambar
Okeh, kemarin gue baru menyelesaikan serial drama Itaewon Class yang bener-bener kelasssss. Setelah beberapa tahun gue vakum dan "gak punya" waktu buat nonton series, akhirnya gue memutuskan untuk nonton Itaewon Class karena nongol terus di home Netflix. Here we go... 1. Itaewon Class itu beda, ceritanya nggak menye-menye drama tapi yaaa kisah haru tentang hubungan antara orang tua dan anaknya dapet banget. Asli, gue adalah orang yang lemah banget kalo nonton atau baca cerita tentang keluarga atau persahabatan. Walaupun ada cerita cintanya dan menurut gue porsinya sedikit serta menyedihkan (iya, seperti cinta yang dipendam selama belasan tahun atau cinta yang akhirnya ngga bisa bersatu) tapi ngga membuat gue sedih sama sekali. Mungkin hati gue udah jadi batu buat urusan cinta, wkwk.

Semoga Semuanya Lekas Baik-Baik Saja

Gambar
Pandemi ini membuat jeda pada kehidupan Hiruk pikuk dan lalu lalang Klakson kendaraan yang bising Polusi udara yang semakin parah Serta kesombongan manusia yang merasa berkuasa atas segalanya

Namanya Rindu

Gambar
Namanya rindu Dia menjelma menjadi serpihan rasa khawatir Karena sebuah jeda yang terlalu lama untuk bertemu

Terimakasih Sudah Pernah Berjuang

Gambar
Mungkin memang kebersamaan kita harus lekas diakhiri. Kamu tidak layak mendapatkan perhatianku, dan aku tidak layak mendapatkan pengorbananmu. Kita sama-sama menginginkan, tapi tidak dengan semesta. Lalu kita bisa apa? Saling memaksakan untuk tetap bersama nyatanya semakin menyulitkan. Kamu terluka, aku pun sama. Semakin lama kita memupuk perasaan ini hanya akan membuatku mati perlahan. Bagaimana tidak? Kamu menjadi bagian di diriku, menjadi nafas semangatku dan detak jantung irama bahagiaku.

Sepasang Manusia Batu

Gambar
Percayalah, tidak ada yang baik-baik saja dari sebuah perpisahan. Apalagi banyak lagu yang kita dengar berdua saat sepeda motor melaju kencang menuju rumahku. Kamu, menjadi bagian indah dalam kisahku. Dan kepergianmu, menjadi bagian menyakitkan dalam hidupku. Entah tangis pecah keberapa kali ketika aku harus mengakui bahwa hidupku tidak lagi seimbang. Bagaimana bisa seimbang, kalau bahagiaku saja ada di dalam dirimu. Bukan berlebihan, tapi begitulah adanya.

Akankah Kesepian Membunuhku?

Gambar
Jarum jam berdetik Jantung berdetak Burung di luar berkicau Suara lalu lalang kendaraan terdengar Hidup seperti tidak hidup lagi sekarang Sejak aku kehilanganmu

#DiRumahAja Karena Covid-19

Gambar
Ngga pernah terbersit dalam benak gue bisa ada di kondisi seperti sekarang. Sendirian, himbauan untuk #DiRumahAja dan #SocialDistancing menjadi alasan setiap orang harus punya alasan buat keluar rumah. Virus yang bermula dari Kota China khususnya Wuhan, sekarang sudah sampe di Indonesia. Sampai saat ini, ratusan orang yang terpapar, puluhan yang meninggal dunia dan belasan pasien yang sembuh.

Pernikahan Itu..

Gambar
Suatu siang terjadi percakapan antara gue dan nyokap. Kurang lebih seperti ini : "Ma, ini peyek kacang banyak banget sih. Udah tau pada sukanya peyek ikan teri." Kata gue menggerutu memulai percakapan. "Ya itu Bapak yang beli, kebiasaan deh kalo beli apa-apa tuh suka nggak pake kira-kira. Akhirnya mubazir. Sering banget kaya gitu." Kata nyokap menimpali gerutuan gue. Kami terdiam sebentar, untuk kemudian nyokap menyambung percakapan yang ada hubungannya dengan percakapan sebelumnya tapi terlalu menohok buat gue.  "Nah kaya gitu yang namanya pernikahan, kalo nyari yang 100% cocok nggak bakalan ketemu sampe kapanpun. Sama halnya kaya Mama sama Bapak yang sering nggak sepaham. Saling menggerutu kekurangan masing-masing tapi ya mau gimana lagi selain menerima."

Kejutan Di Awal Tahun

Gambar
Kejutan di awal tahun. Surprisingly , speechless , tremor, gue seneng banget tapi sekaligus bingung. Tapi gue tidak mau melewatkan kesempatan ini. Momen yang datang gue yakini karena the power of nothing to lose ketika melakukannya. Masyaallah Tabarokallah, Allah Maha Baik. Terlalu baik sama gue yang banyak dosa ini, sama gue yang sering lupa ini, sama gue yang ngga pantas mendapatkan ini karena gue merasa kapasitas yang gue punya tidak sebesar itu.  But I must do it .

Keluarga Cemara Menguras Air Mata

Gambar
Bagi anak 90-an, Keluarga Cemara terasa tidak asing di telinga. Selain karena cerita sinetronnya yang menjadi tayangan favorit di jamannya, lagunya pun menjadi sangat khas di momen-momen bersama keluarga. Gue salah satu penikmat sinetron Keluarga Cemara meskipun ingatan gue tidak begitu lekat tentang detail setiap ceritanya. Dan ketika ada berita tentang akan ditayangkannya Keluarga Cemara versi layar lebar, gue tidak sabar untuk menontonnya. 

Hari-hari di Tahun Baru

Gambar
Empat hari sudah gue melewati tahun baru 2019. Masih terasa seperti biasanya, kehidupan yang monoton, aktifitas yang sudah gue hafal di luar kepala dari mulai bangun sampai tidur lagi. Hari ini diawali dengan agak sedikit berbeda, pagi tadi gue lari-lari dari halte menuju ruangan karena waktu menunjukkan pukul 7.25. Di mana gue harus segera bergegas agar gue tidak terlambat dan sampai depan mesin absen pukul 7.30. Tapi ternyata lari gue benar-benar cepat, mungkin berkat keikutsertaan gue beberapa bulan ini di event lari. Haha. Ngga deng.

Good Bye 2018, Welcome 2019

Gambar
Kembali di penghujung tahun, saya ingin mengucapkan : "Terima kasih untuk kehidupan yang tidak selalu berjalan sesuai rencana, karenanya saya belajar berjuang." (AN, 25 tahun) 2018 merupakan tahun di mana gue melakukan banyak perjalanan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karena saking banyaknya, gue mendapat julukan " Crazy Rich Subang " ( FYI , 2018 ada film yang booming dengan judul Crazy Rich Asian) 😂

The Most F Question In This Year

Gambar
  The Most F*cking Question In This Year, ups sorry.. Entah kenapa sepagi ini selama perjalanan ke kantor, gue merasa harus menuliskan unek-unek di blog ini. Rasanya terlalu muak dan sebel aja gitu. Haha. In my quarter life , elo pasti tau pertanyaan apa yang mengusik hidup gue kan? Yup, pertanyaan "kapan?" . Satu kata yang seringnya mengubah mood gue beberapa saat setelah pertanyaan itu dilontarkan. Gue nggak ngerti niat orang tersebut benar-benar peduli atau sekedar meledek karena dia sudah menikah dan lebih dulu memiliki kehidupan yang terasa "lengkap". Asli, gue nggak ngerti. Dan parahnya lagi, ketika satu pertanyaan itu dilontarkan selalu ada kalimat pelengkap yang membuat gue pengen ketawa sekeras-kerasnya.  "Terlalu pilih-pilih sih." Oh For God's Sake! She or He don't even know about me, guys. Because what? Because that moment it's my first time I met to her or him. Common sense aja gitu loh, elo nggak tau gue tap...

Sisi Lain Dibalik Media Sosial

Gambar
Kemarin sampai hari ini publik masih dikagetkan dengan berita perceraian salah satu pasangan artis ibukota. Netizen "maha tahu" berlomba-lomba mengemukakan pendapatnya, menduga-duga siapa yang salah siapa yang benar, berspekulasi ini dan itu seolah merasa paling tahu seluruh kehidupan idolanya hanya dengan melihat media sosial. Jujur, gue juga salah satu orang yang sempat tidak menyangka kabar tersebut. Karena jika dilihat dari keharmonisan yang terlihat di televisi, kekompakan yang selalu dipamerkan, juga karunia seorang anak yang lucu membuat gue tidak pernah sedikitpun berfikir mereka akan melewati fase ini, cerai. Bagi sebagian orang, perceraian adalah kegagalan terbesar dalam hidup dan orang itu akan berdosa jika sampai mengalaminya. Tapi, bagi sebagian yang lainnya. Perceraian mungkin satu-satunya jalan keluar terbaik. Dan walaupun sudah bercerai seseorang akan tetap berhubungan baik dan bertanggung jawab kepada anak-anaknya. Dan sekali lagi, tidak semua ...

Surat Dari Masa Depan

Gambar
Halo, Saya Aas 😊 Iya, saya hidup tepat 15 tahun yang akan datang dari usiamu sekarang. Kini, usia saya 40 tahun. Sedang sibuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus bisnis pakaian yang dulu kamu sempat iseng menjalankannya. Anak pertama saya berusia 13 tahun, dan anak kedua saya berusia 11 tahun. Setidaknya, itu yang kamu bayangkan 15 tahun lalu kan? 😌 Sampai di usia ini, kamu tumbuh dengan sangat mengagumkan. Hidup kamu luar biasa dengan menjadi seorang istri yang sangat dicintai suami dan seorang ibu yang selalu dibutuhkan anak-anak. Saya tau, untuk sampai di titik ini kamu melewati banyak hal yang menyesakkan dada sampai jatuh bangun terpuruk hingga sulit percaya pada siapapun selain keluargamu. Beberapa kali kamu mempertanyakan keadilan Tuhan sampai kamu lelah dan akhirnya memasrahkan semua kepada-Nya. Saat itu kamu sudah di ambang antara percaya dan tidak. Tapi kamu akhirnya mempercayakan semuanya kepada Tuhanmu, karena kamu sadar manusia tidak memiliki kendali atas hidup...