Postingan

Kangen Rumah

Hal yang paling menyedihkan jadi anak rantau adalah, ketika gak ada duit sama pas Homesick. Gak ada duit (yang beneran gak ada duit sampe nyari recehan di kantong-kantong baju atau tempat-tempat yang kemungkinan nyelip koin) buat makan. Ini sih kejadian waktu jaman SMP. Gue ampe rajin minum waisan, pada waktu itu 😳 Ini kali kedua gue (et kaya judul lagu) jadi anak rantau. Dan sebenernya gue gak terlalu kaget, selain karena emang udah lebih dewasa ya buat jauh dari rumah dan orang-orang rumah. Untuk masalah pertama alhamdulillah gue udah bisa me-manage, karena emang udah kerja dan pinter-pinter (gak pinter-pinter amat juga sih) buat kontrol mana prioritas mana bukan. Tapiii, untuk masalah homesick? Gak semudah itu buat kontrol perasaan kangen dan gak kangen (kaya sayang dan gak sayang ke orang, eh apasih). Apalagi sama orang tua. Homesick atau dalam kamus berarti unhappy because of being away from home for a longperiod , kadang jadi hal yang paling melem...

Jakarta Dengan Akhiran -an

Gambar
Bagiku, Jakarta bukan hanya kota padat dengan segala hiruk pikuk lalu lintas dan berbagai kegiatan. Ini tahun kelimaku tinggal di Jakarta. Apakah mudah? Tentu tidak. Ada banyak hal yang terjadi diluar kendaliku. Orang-orang yang datang silih berganti. Begitu juga dengan kenangan. Tidak hanya melulu tentang kebahagiaan, pahit pun sering kurasakan. Bukan hanya kehilangan yang mendewasakan, belajar dari tidak tahu apa-apa hingga sedikit demi sedikit pundi uang ku dapatkan dari pekerjaan kantoran adalah pengalaman hebat yang kudapatkan. Di Jakarta aku mencari. Di Jakarta aku menemukan. Jakarta, 19 April 2017 Ditulis sore hari sehabis hujan

Terlalu Lama Sendiri

Gambar
Sudah terlalu lama sendiri   Sudah terlalu lama aku asyik sendiri Lama tak ada yang menemani rasanya   Pagi ke malam hari tak pernah terlintas di hati Bahkan di saat sendiri aku tak pernah merasa sepi Sampai akhirnya kusadari aku tak bisa terus begini Aku harus berusaha tapi mulai darimana   Sudah terlalu lama sendiri Sudah terlalu lama aku asyik sendiri Lama tak ada yang menemani rasanya Sudah terlalu asyik sendiri Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri Lama tak ada yang menemani rasanya   Teman-temanku berkata yang kau cari seperti apa   Ku hanya bisa tertawa nanti pasti ada waktunya Walau jauh dilubuk hati aku tak ingin terus begini Aku harus berusaha tapi mulai dari mana   Sudah terlalu lama sendiri   Sudah terlalu lama aku asyik sendiri Lama tak ada yang menemani rasanya Sudah terlalu asyik sendiri Sudah terlalu asyik dengan duniaku sendiri Lama tak ada yang menemani rasanya Jauh di lubuk hati aku tak ingin sendiri (Terl...

Dibuat Jatuh Cinta Dengan Malang

Gambar
54 hari berlalu setelah gue menulis cerita tentang Malang dan membuat penasaran " Silent Reader " apa yang akan gue tulis selanjutnya :D I'm so sorry must be long time for sharing about Malang. Karena butuh effort yang kuat buat ngilangin rasa malas ini. Hiks. But I'll try now, I'll write about HOW I LOVE MALANG SO MUCH AFTER I VISITED haha.. Yaps, setelah diberi kesempatan mengunjungi Malang waktu itu. Entah kenapa Malang mempunyai daya tarik sendiri buat gue yang bosan dengan hiruk pikuk Ibukota. *** Di hari kedua gue di Malang, gue (bersama Mba Lira, Ria dan Mas Driver) pergi ke Museum Angkut. Tentu setelah selesai acara Jobfair hari pertama, sehingga gue tiba disana sore hari. Bergegaslah kita bertiga mengelilingi museum angkut yang luasnya 3,8 hektar tersebut. Gue fikir gak seluas itu guys, ternyata lumayan bikin gempor juga HAHAHA. Bukan hanya moda transportasi (angkutan) yang bisa dijadikan spot foto, tapi ternyata ada banyak miniatur kota-ko...

Hallo Malang!

Ketika gue menulis ini, gue sedang berada di salah satu kamar hotel di Malang sambil berselimut kedinginan. Wait. What? Malang? Seriously? Yep. I'm so so serious. This is my second business trip. And today is my second day in Malang because I have arrived from yesterday 😊 I know this is like dream. But actually this is the reality. I can feel how sleep in a plane. Setelah kemarin ke Lampung hanya 27 menit di pesawat dan gue kurang merasa puas diatas awan. Haha. Hanya dapat bersyukur lagi dan lagi ketika Allah dengan baiknya memberi kesempatan gue sampai kesini 😇 Kemarin sesampainya di bandara, kita bertiga (Gue, Mba Lira dan Ria) langsung disambut hangat oleh Bu Devi, salah satu pimpinan di kantor cabang. Bu Devi mengajak kita ke tempat kuliner yang wajib dikunjungi saat di Malang yaitu Bakso Bakar. Akhirnya kita dengan pasrah dan senang hati mengiyakan ajakan tersebut. Mengingat setelah tidur siang di pesawat membuat perut kita meminta diisi makanan (l...

Malam Ini

Malam ini aku hanya ingin tidur nyenyak. Tanpa memikirkan apapun tentang ketidakadilan dan beberapa pertanyaan liar lainnya.

Apa Itu Kista Coklat?

Gambar
Girls, coklat yang akan gue bahas sekarang bukanlah coklat yang disukai kebanyakan perempuan. I'm so sorry, but one thing is for sure extremely avoided by women. Trust me. Gue tiba-tiba saja ingin menuliskan ini karena gue nggak tau bagaimana menjelaskan betapa kagetnya gue setelah mendapat pesan dari nyokap sore tadi. Yes , nggak ada hujan nggak ada angin tiba-tiba muncul pesan melalui BBM mama bilang bahwa tante gue divonis tidak bisa hamil seumur hidupnya setelah melakukan operasi pengangkatan kista dua hari lalu. GAK BISA HAMIL LAGI . Hey, are u kiddin' me? :( Gue yang kaget langsung menelepon mama untuk memastikan kabar tersebut. Baru beberapa bulan lalu gue mendengar cerita salah satu teman dekat gue ketika SMA bahwa dia juga punya kista ditubuhnya, bagian Ovarium tepatnya. Dan sekarang gue mendengar kembali penyakit itu menyerang salah satu tante gue yang sangat dekat, bahkan seperti kakak gue sendiri saking dekatnya. Selain rumah kami yang berdekatan, we al...

Hal-hal Baik

Gambar
Pernah gak sih lo ngerasain hal-hal baik terjadi, ketika harapan yang lo inginkan tidak tercapai? Kalo gue sih pernah. Even, sering malah. Itu menandakan bahwa, tidak semua hal yang kita harapkan adalah baik buat kita. Bukti nyata hal baik itu adalah gue yang bekerja sebagai staff administrasi HRD disebuah perusahaan besar di Jakarta. Tahun lalu adalah tahun dimana gue berkali-kali mengalami penolakan dan berkali-kali ngerasa bahwa tidak berartinya gue hidup. Asik. Berat nih kata-katanya. Melihat teman yang lain mendapat pekerjaan, otomatis gue juga gak berharap lebih dari itu. Cukup gue dapet kerja juga. Udah itu aja. Tapi semakin gue mencari, semakin susah gue dapet. Malahan gue nerima pekerjaan gue yang sekarang ketika gue udah pasrahin aja semuanya sama Allah. See? Allah Maha Asyik  Walaupun tidak mendapat posisi sesuai background pendidikan gue, gue yang waktu itu seperti melihat oase di padang pasir dengan bahagianya jingkrak-jingkrak menerima telep...

Good bye Lampung

Gambar
Last day in Lampung and back to reality. Realita bahwa untuk waktu yang belum tau sampai kapan, gue masih harus tinggal di Jakarta. Semua tempat memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing tjuy. Dan hari terakhir di Lampung ini kita pergi ke tempat rekomendasi orang cabang buat pergi ke Pantai Sari Ringgung atau yang dikenal dengan view Pasir Timbul. Bisa disearch sendiri gimana indahnya Pasir Timbul yang jadi destinasi Lampung selain Pulau Pahawang. Dikarenakan perjalanan ke Pulau Pahawang terlalu jauh dan takut kita kesorean buat ke bandara, akhirnya pergilah kita ke Pantai Sari Ringgung. Kita baru selesai beres-beres dan check-out jam 9 pagi lebih sikit kalo gak salah. Kemudian kita mampir dulu buat beli buah tangan. Yak, keripik pisang coklat dan kemplang jadi andalan oleh-oleh Lampung. Dan kita langsung bergegas menuju Sari Ringgung. Perjalanan yang kurang lebih memakan waktu satu jam terbayar dengan pemandangan yang seumur-umur baru gue liat. Iya, gue udah lama bang...

Hari Terakhir Jobfair

Gambar
  Yep bangun pagi-pagi dan menikmati udara Lampung yang sebenernya sama aja kaya dikota-kota lain. Ha. Hari kedua Jobfair itu berarti besok gue harus balik ke Jakarta. Yaaah ketemu macet lagi :( Dihari terakhir Jobfair para Jobseeker lebih sedikit dari yang sebelumnya. Yep, dan itu sedikit membuat gue lebih santai buat jaga stand. Meskipun sedikit, tapi antrian tak henti-hentinya sampai gue mau makan siang aja gak jadi-jadi. Widiw totalitas tanpa batas~ Memasuki jam 3, kita lebih memilih beres-beres karena berkas lamaran yang masuk sudah lumayan banyak buat kita bawa pulang ke Jakarta. Dan ketika Jobfair ada aja sih pengalaman tak terlupakan. Setelah selesai merapikan perlengkapan dan berkas yang akan dibawa kita langsung meminta pak Muji, supir kantor untuk jemput kita. Dan ditengah perjalanan Mba Tyas mencetuskan ide untuk mampir dulu ke tempat yang bisa mengabadikan momen. Maka terlintaslah ide pak Muji untuk membawa kita ke tempat yang katanya ada diatas bukit be...

Hari Kedua Di Lampung

Gambar
Hari kedua di Lampung, dan tujuan pokok dari perjalanan ini dimulai.. Jobfair. Seperti yang temen gue bilang, Jobfair di daerah tidak seramai di Jakarta. Sama halnya di Lampung, acara mulai jam 10 dan para Jobseeker masih belum muncul. Gue duduk sambil menahan kantuk dan rasa bosan yang menerpa, angin kali cuy menerpa. Tidak lama setelah itu mulai berdatangan para pejuang pencari kerja. Dan seperti biasa, antrian tak henti-henti sampai sekitar jam 2 siang. Dan gue mulai lapaaar. Selain lapar, tenggorokan juga kering kerontang akibat memaparkan penjelasan kepada calon kandidat pelamar. Jie, dilamar. Uhuk. Dan tibalah giliran gue bergantian jaga dengan Mba Tyas. Akhirnyaaaa bisa makan juga. Kepala gue udah mulai pusing hampir saja pingsan gara-gara kelaparan. Et lebay. Selesai makan, gue dengan noraknya mencoba Live Streaming Instagram. Yups, FYI live streaming ini baru dapat digunakan oleh pengguna Instagram di Indonesia. Dan setelah menyelesaikan makan siang 5 meni...

Tiba Di Lampung

Gambar
Tugas pekerjaan yang membawa gue ke kota ini, jarak 231,4 km (menurut Google) yang dapat ditempuh hanya 27 menit melalui jalur udara. Sampai dengan selamat di bandara Radin Inten II Lampung, dan rasa lapar yang mulai berasa karena sampai sudah memasuki jam makan siang. Gue pergi dengan rekan kerja gue a.k.a Mba Tyas untuk mengikuti acara Jobfair yang bertempat di Museum Lampung. Setibanya mobil penjemputan dari kantor cabang, dibawalah gue dan Mba Tyas ke tempat makan yang selalu ramai didatangi pengunjung, terutama ketika jam makan siang. Rumah Makan Ria, makanan khas Palembang. Ini gue di Lampung atau Palembang? *okelupakanyangpentingmakan* Menu yang tersedia tidak terlalu asing bagi gue. Seperti pindang dan lalab sambel terasi kesukaan gue. Gue memesan menu pindang baung. Karena sepertinya menu itu merupakan salah satu andalan menu yang ada. Rasa pindangnya hampir sama, yang membedakan hanya kuah yang seperti sayur (lebih banyak daripada masakan pindang yang biasa gue ...

Akhirnya, Pecah Telor Juga!

Gambar
Kakakku, di hari bahagiamu aku hanya ingin menyampaikan terima kasih, maaf dan selamat. Terimakasih telah menjadi kakak yang selalu melindungi adik-adiknya. Kakak yang selalu mengutamakan kebahagiaan adik-adiknya. Aku tau, bahwa setiap kemarahanmu adalah bentuk kasih sayang seorang kakak. Maaf untuk setiap pertengkaran kecil kita selama ini. Mungkin suatu hari dimana kita tidak tinggal bersama lagi, tidak ada adu argumen dan perdebatan lagi. Dan kita akan merindukan hal itu. Selamat untuk penantian selama ini. Karena semua akan indah pada waktunya, maka Allah memberikan kebahagiaan ketika kita memang sudah siap. Waktunya pas. Selalu percaya bahwa kebahagiaan selalu datang di waktu terbaiknya. *** Hari ini, 12 Januari 2017 merupakan momen bahagia bagi gue dan keluarga. Khusunya teteh. Di usianya yang menginjak 26 tahun pada September 2016 lalu, adalah tahun dimana ibu gue dan orang-orang mulai cerewet bertanya "kapan nikah?". Daaan hari kamis penuh berkah ini...

Sometimes, I feel..

Gambar
Lately, I feel so bored with my activity. Routine and like "hey what are you doing here? and till when you will do that?" But my heart like whispering to me "be patient, remember how you have been so hard for get this job, rite?"

Menunggu Ditemani Green Tea Latte

Sambil menunggu film yang akan gue tonton dengan kakak gue, kita memutuskan untuk duduk santai ditempat ngopi. Tapi gue sih tetep, pesennya green tea latte. Ada pegawai yang sedang sibuk-sibuknya melayani pelanggan, karena hari ini weekend. Ada mas-mas yang sendirian duduk di pojok sibuk dengan laptopnya. Ada pasangan (sepertinya) suami istri yang baru beranjak meninggalkan mejanya. Dan di dalam fikiran gue, ada banyak bayangan tentang kejadian-kejadian yang terjadi akhir-akhir ini. Sampai orang-orang yang datang dan pergi silih berganti. Sambil sesekali melirik jam ditangan kiri gue, gue menghela nafas panjang. Entah gue yang emang sensitif, atau memang akhir-akhir ini gue sedang berada dibawah tekanan kerja yang menguras waktu dan tenaga. Sampai memori yang tidak menyenangkan kembali berputar-putar seperti bianglala di Dufan. Green tea latte dengan gelas besar sudah setengahnya gue minum, dan film yang mau gue tonton masih lama. Meskipun tadi adalah pilihan ceroboh kenapa harus p...

Bersabarlah dan Kuatlah

Gambar
Ternyata, tekun dan sabar saja tidak cukup. Hidup ini dipenuhi dengan ambisi manusia. Makanya, selain sifat-sifat lemah lembut dan baik lainnya. Hidup di dunia ini juga perlu menjadi kuat. Karena tidak semua orang suka melihat kebaikan orang lain, maka kamu harus tetap kuat pada pendirian. Kuat pada tempaan yang datang setiap harinya. Kuat untuk tidak mengikuti keangkuhan orang-orang berkuasa itu. Maka bersabarlah, dan kuatlah. Semoga kamu sampai kepada tujuan dengan cara yang baik, meski harus sedikit lebih panjang. ☺

Lagu itu..

Gambar
Well, I never been a man of many words And there's nothing I could say that you haven't heard But I'll sing you love songs 'till the day I die The way I'm feeling I can't keep it inside I'll sing a sweet serenade whenever you're feeling sad And a lullaby each night before you go to bed I'll sing to you for the rest of your life The way I'm feeling I can't keep it inside No, I can't keep it inside (Can't Keep It Inside - Benedict Cumberbatch) *** Lagu yang dinyanyikan Ben dengan piano itu mengalun merdu, dan gue putar berkali-kali sambil menunggu sesuatu. Lagu itu menjadi lagu favorit gue beberapa bulan terakhir. Durasinya hanya 1 menit 13 detik. But the lyrics is so deep.. Terlepas dari siapa yang menyanyikannya, gue amat sangat meleleh tiap denger. Kurang lebih, lagu itu menceritakan tentang seorang lelaki yang tidak sempurna tapi mencoba untuk mencintai pasangannya dengan sempurna, dengan...

Lelah, entahlah..

Menyadari bahwa hidup ini bukan seperti kehidupan putri di negeri dongeng Ada perasaan lelah tak terarah Entahlah Hanya sedang ingin menghela nafas panjang dan berhenti sejenak

Nenek Yang Selalu Ingat

Gambar
"Having a grandmother is like having an army. This is a grand-child's ultimate privilege: knowing that someone is on your side, always, whatever the details." Fredrik Backman Ini cerita minggu lalu ketika aku berkunjung ke tempat nenekku, ibu dari bapakku. Setiap kali aku pulang, aku dan kakakku diharuskan berkunjung ke tempat nenek dan kakekku. Kakekku yang dari mama hanya berjarak beda gang saja. Namun, untuk ke rumah nenek dari bapak harus menggunakan motor kurang lebih tiga puluh menit kalau kecepatan standard. Sesampainya ditempat mak acah (panggilan nenekku), aku langsung sungkem dan bertanya basa-basi. "Mak tos emam?" (Mak udah makan?) "Acan." (Belum) Karena aku datang ketika sore hari, jadi aku berfikir dia hanya belum makan sore. Kemudian menyusul kakakku dari belakang dan setelah sungkem menanyakan hal yang sama. "Mak tos emam?"  "Acan." "Siang tos emam?" (Siang uda...

Semoga..

Gambar
Nggak pernah punya ekspektasi berlebihan bahwa blog tempat gue menuangkan unek-unek ternyata mengundang pembaca sebanyak ini. Tadinya gue nggak mau ke-gr-an dulu kalo visitor itu bener-bener ngebaca tulisan gue, tapi pada kenyataannya gue menemukan beberapa orang yang mengenal gue karena tulisan gue. Awkward sih ketika memang tulisan itu adalah sebagian besar luapan isi hati dan fikiran gue ternyata dibaca orang (banyak). Tapi begitulah cara gue meluapkan perasaan senang, sedih, kecewa even marah tapi nggak tau marah sama siapa. Terlepas dari kesibukan yang menyita waktu gue, gue selalu menyempatkan menulis dalam bentuk apapun. Kalau ternyata gue terlalu "malas" buat buka blog dan bikin tulisan panjang, pasti gue pake media lain seperti caption di socmed atau sekedar bikin tulisan singkat di -note . Gue yakin bahwa kebaikan milik hati setiap orang. Dan gue sadar gue hanya manusia yang sering lupa, banyak nggak ingetnya. Jadi, tulisan ketika gue berada disaat baha...